sumpeh gw baru tau, kalo mini waterfall itu dah lama ada……. syukur deh akhirnya kemaren dah nyampe juga……… thanks ya chod……. nice trip for las weeknya…….. hehe……… n fhoto-fhoto kemaren asik banget……….. walaupun cuma pake kamera hp, tapi gw puas banget…….. kapan lagi ya vacation bareng ma teman-taman FC……… i waith to the next trip???
bagaimana menuju ke obyek wisata danau kelimutu
Untuk informasi lebih lengkap tentang Kelimutu bisa diakses pada web resmi milik Balai Taman Nasional Kelimutu: www.tnkelimutu.com
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan juga:
Akomodasi dan Transportasi
- Kelimutu bisa diakses baik via Ende ataupun Maumere. Periksalah jasa penerbangan yang melayani rute langsung dari Denpasar dan Surabaya baik ke Ende maupun Maumere.
- Ada beberapa penginapan dan jasa tour and travel berlokasi di Moni yang memiliki website. Pada low season tarif yang ditawarkan sangat terjangkau.
- Di Ende terdapat 3 bank nasional, BNI, BRI dan Danamon. Tiga bank ini menediakan jasa ATM namun hanya berlokasi di kantor cabangnya di Ende.
- Jika menyewa sepeda motor, sebaiknya dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi motor yang ditawarkan. Medan berliku dan licin membutuhkan performa kendaraan yang maksimal baik dalam kenyamanan dan keamanan selama bekendara. Pastikan anda membawa sarung tangan.
Komunikasi
- Service provider yang menjangkau daerah Kelimutu masih sebatas milik Telkomsel. Jangan lupa menginformasikan sanak keluarga ataupun kerabat perkara pergantian nomer, sehingga anda masih bisa tetap berhubungan.
- Beberapa warnet tersedia di Ende bagi yang ingin tetap memeriksa e-mail dengan kecepatan yang memuaskan dan tarif yang terjangkau (5.000/jam).
Persiapan Alat dan Raga
- Moni merupakan daerah dengan suhu rendah sekitar 25-30* celcius. Pastikan anda membawa jaket dan rain coat ketika menikmati pesona Kelimutu.
- Sepatu akan sangat membantu menghangatkan jemari kaki dan sepatu khusus tracking memberi anda pengamanan ekstra dari licinya medan di Gunung Kelimutu. Tersedia juga Jungle Tracking bagi yang ingin berolahraga menyusuri hutan Taman Nasional Kelimutu.
- Laluilah jalur yang disediakan demi keselamatan anda dan patuhilah aturan-aturan yang ada.
Lokasi yang bisa dikunjungi lainnya
- Di Moni terdapat dua buah air terjun yang hanya bisa dicapai dengan jalan kaki. Mintalah pada pihak penginapan atau tour untuk membawa anda kesana.
Beberapa kampung tradisional yang berada di sekitar Moni masih dipertahankan oleh masyarakatnya sebagai objek wisata yang sayang untuk dilewatkan. Anda bisa langsung melihat arsitektur dan ritme kehidupan masyarakat lokal. Akan lebih menyenangkan jika anda menginap di salah satu rumah penduduk disana.
Coretan kaki : Musim kemarau adalah saat yang paling tepat untuk berpetualang ke Kelimutu ujar seorang sahabat. Banyak pengunjung yang kecewa sebab setelah sampai di puncak, kabut tebal menyelimuti tiga kawah Gunung Kelimutu. Beberapa pemuda lokal sempat menyarankan waktu terbaik untuk menikmati keajaiban Kelimutu adalah saat fajar menyingsing. Karena saat itu pergantian warna langit dan kabut yang malu-malu menyingkir dari ketiga kawah menyajikan pemandangan yang spektakuler. Saya mencobanya namun apa lacur, hawa dingin Moni lebih nyaman dinikmati dibalik selimut wool kamar penginapan. Apalagi saat bangun tidur, segelas kopi panas menanti di meja lengkap dengan goreng pisang dan singkong rebus Namun sayang, keindahan dan kesucian Kelimutu dirusak oleh penikmatnya sendiri. Aturan-aturan yang diwariskan sejak dahulu kala dilanggar oleh wisatawan. Sayangnya dalam pengamatan saya, pengunjung lokal sendirilah yang menyumbang banyak sampah bagi Kelimutu. Fandalisme dan kebiasaan membuang sampah tidak pada tempatnya menjadi masalah utama yang entah mengapa susah sekali untuk dihilangkan dari masyarakat negeri ini. Bagi yang ingin membawa oleh-oleh souvenir berupa tenunan lokal, bisa menemukannya di area parkir Taman Nasional Kelimutu dengan harga berkisar 50.000 hingga 300.000 rupiah. Harga sangat tergantung ukuran, tingkat kesulitan disain dan bahan yang digunakan. Di Ende sendiri tenunan tersebut dijual di wilayah pertokoan sekitar area Pelabuhan Ende dan di sejumlah art shop yang ada di jalan Soekarno dan Ahmad Yani (depan bandara). Jangan sungkan untuk menawar.
Trinity in a box
Alam mendengar doa, langit biru cerah menyambut saat sampai di puncak Gunung Kelimutu. Tiga danau dalam satu lokasi yang terbentuk oleh aktifitas vulkanik Gunung Kelimutu dengan kejaiban yang melegenda di depan mata, sebagaimana disebutkan di cover paket yang ditujukan untuk semua orang. Seorang pengunjung tak henti mengucap wunderbar, sementara yang lainya sibuk mencari spot terbaik, mengkomposisi melalui viewfinder untuk kemudian menekan shutter. Beberapa pasang muda mudi bersenda gurau di sekitar lereng yang ditumbuhi Uta Onga (begonia kelimutuesis) dan Turuwara (rhododendron reschianum) tanpa menghiraukan peringatan zona berbahaya yang ada di depan mata. Sementara yang lain berusaha membuat foto bukti kunjungan wisatanya untuk bisa dipajang di album pribadi, blog, friendster dan mungkin juga facebook.
Saya mulai menjelajahi area Kelimutu dan tanpa sadar saya mengabaikan peringatan yang sama. Udara dingin bercampur aroma belerang yang kental mengingatkan saya untuk kembali ke rute yang disediakan. Warna Biru muda cerah di Tiwu Nuwa Muri Ko’o Fai segera menggerakan jemari untuk memotret sambil memutar-mutar circular polarizer. Disebelahnya, Tiwu Ata Polo yang berwarna hijau tua tak terlewatkan oleh kamera. Menurut catatan Balai Taman Nasional Kelimutu, konon celah antara Tiwu Ata Polo dan Tiwu Nuwa Muri Ko’o Fai masih bisa dilalui pengunjung untuk bisa menikmati keindahannya lebih dekat. Namun gempa bumi yang terjadi pada tahun 1992 silam, mengakibatan luas setapak menjadi mustahil untuk dilalui lagi. Bagi masyarakat Lio, fenomena ini dibaca secara lain. Beberapa tetua menegaskan ini pertanda bahwa anak muda jaman sekarang (Nuwa Muri berarti remaja) makin ‘akrab’ dengan kejahatan (Ata Polo bermakna orang jahat).
ngeblog
ada ribuan orang yang sudah terbiasa dengan blog…….. tapi gw….. ukh….. baru mulai coy…. tapi kalo g dimulai kapan lagi???? heheh………. whatever yang penting g ketinggalan amat…… gw pedro masih perjaka loh.upz (apaan sih)….. yan deh anak rantauan yang lagi mencari kehidupan…. demi hidup dan keluarga….. hah loe curhat ya… santai-santai……… biasa aja. gw di ende salah satu kabupaten yg ada di pulau flores yang menurut gw so sweet n belajar berbaur menjadi masyarakat yang peduli haha………. ngomong apa lagi ya…….. blank. key.. nanti lajut lagi ini kan baru awal coy….kkhviwhbjuwghsi
Halo dunia!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!




















